Jakarta, 30 Juli 2026 – Institut Agama Islam Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah Jakarta telah menjalin kerjasama antar Lembaga Penjamin Mutu dalam program implementasi untuk meningkatkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang menjadikan Role Model dalam hal ini adalah Institut Ilmu Qur’an (IIQ) Jakarta.

Kegiatan Bechmarking antar Lembaga Penjamin Mutu dilakukan secara Zoom Meeting dari pukul 08.45 WIB hingga 13.00 WIB oleh empat Perguruan Tinggi yaitu Institut Agama Islam Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah Jakarta, Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) Jakarta, Sekolah Tinggi Agama Islam Shalahuddin Al Ayyubi, dan STIT Riyadhussholihiin Banten. Kegiatan tersebut banyak yang dibahas berkaitan dengan Sistem Penjamin Mutu Internal (SPMI) dimulai dari Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian dan Peningkatan. Bapak Dr. Isman Iskandar, M.Sos selaku Kepala Lembaga Penjamin Mutu IIQ Jakarta, memaparkan segala hal yang berkaitan dengan SPMI yang berlaku di IIQ Jakarta, diawali dengan pembahasan berkaitan dengan Standar yang berlaku di IIQ Jakarta sampai pada Indikator-indikator yang terdapat pada e-SPMI IIQ Jakarta. kegiatan ini selain membahas berkaitan dengan SPMI bapak Dr. Isman Iskandar, M.Sos memaparkan berkaitan dengan pengembangan kurikulum, pengukuran CPL dan evaluasi CPL.

Pertemuan lintas institusi ini menjadi ruang diseminasi yang produktif, utamanya dalam membedah implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Perguruan Tinggi. Sepanjang jalannya forum, dalam pertemuan tersebut keempat perguruan tinggi secara cermat melakukan analisis kesenjangan (gap analysis), memetakan temuan lapangan, serta mengkaji praktik baik (best practices) tata kelola mutu yang telah dikembangkan oleh IIQ Jakarta sebagai mediator.

Pertemuan kemudian ditutup dengan perumusan rekomendasi implementasi jangka pendek serta penyusunan rencana tindak lanjut (RTL) yang konkret, demi memastikan draf kerja sama yang disepakati dapat mewujudkan sinergi akademik yang produktif, berkesinambungan, dan berdampak luas.